Selasa, 15 September 2009

belajar mendengar bisikan bahasa semesta

Setiap hal terjalin satu sama lain di dalam Bahasa Semesta.
Batu, sungai, hutan, yang hidup, dan yang mati berbicara dalam bahasa yang sama: Bahasa Semesta.
Kita memahami bahasa semesta ini dengan berbagai pengertian dan konsep.
Ada yang mengatakan itu Tuhan, nurani, dewa, dan entah apa lagi.
Bahasa semesta ada dalam setiap ciptaan dan ada dalam berbagai bentuk.
Rakyat jelata yang terkadang tidak kita anggap sebagai manusia seutuhnya adalah satu kata, bahkan frasa dari Bahasa Semesta.
Bukankah Bahasa Semesta berbisik kepada kita: "Cintailah saudaramu ini yang terkecil di antara kamu."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar