Rabu, 16 September 2009

duka mengahadapi sponsor EKM

Saya mengikuti sebuah komunitas di Gereja St. Antonius Kotabaru, Yogyakarta.
EKM.
Di sana kami mencoba membimbing teman-teman muda (sponsor) yang ingin menyelenggarakan sebuah ekaristi ala kaum muda.
Jangan pikir bahwa kami lebih suci dan liturgis dari pada mereka.
Bahkan mungkin akan pengetahuan tata cara ekaristi mereka jauh di atas kami.
Kami hanya mengandalkan sedikit pengetahuan dan segudang pengalaman.

Nah, tentang dukanya, terkadang sponsor menganggap kami tidak menyukai mereka.
Betapa tidak, konsep mereka yang mungkin sudah mereka susun, ternyata dimentahkan oleh tim EKM.
Bukan kami tidak menyukai kalian..
Konsep kalian kami akui sangat bagus.
Tapi bagaimana mungkin konsep *yang bagus* itu dapat diterima jika tidak nyambung dengan bacaan Injil pada hari itu.?
bikin bacaan Injil baru?
Edan po?

Oke..
Konsep dimentahkan.
Ternyata mereka marah dan tidak mau datang rapat.
Janji rapat, ga datang *kasihan korlaksnya, Mbak*.
Di SMS ga balas, di telepon ga diangkat.
Alasan "kami sibuk, kami mahasiswa, blabalabla".
Emang hanya situ yang sibuk dan mahasiswa??
Anak2 EKM itu juga siswa dan mahasiswa yang kerjanya bukan hanya mengurus EKM..
Banyak hal lain di dunia kami masing2.
Kami harus meneriakkan bisikan Suara Semesta di tempat lain.

Oke..
Idenya yang gila *benar2 gila* juga bikin stress.
Anak muda emang kreatif, tapi harus pake batasan.
Masa ditawarin ide waktu Romo buka cawan, ada bunyi "cesss" kayak buka botol Sprite?
Edan po?
Apa itu tidak menghina kesakralan DSA?

Oke..
Nuntut minggu depan harus da selesai, padahal ga ada progres yang signifikan.
Ga ada kontribusi.
PR bukan selesai, malah nambah..

Yah, tapi memang seperti itulah menjadi pendamping sponsor.
Saya berkoar2 penuh emosi di blog ini, tapi di depan sponsor "kepala bisa panas, hati tetap dingin".

2 komentar:

  1. hahaha.. ada ada aja tingkah polah orang.. yaa,, yg namanya orang memang beda2 bang.. gag semua orang bisa paham apa yg kita inginkan atau maksudkan.. sabar dan tetap semangad ! ^^

    BalasHapus
  2. iya sih Van..
    tapi yang kali ini emang ngeyel setengah mati..
    mungkin krn pengalaman pertama kali ya?
    tapi tetap semangat kok..
    hohohohohohohoho..

    BalasHapus